“Kami tidak terima dengan adanya penggusuran walaupun telah diberikan solusi untuk pindah didalam gedung pasar bambu kuning lantai 2 dan 3,” ujarnya
“Pindah kedalam gedung bukanlah solusi bagi para pedagang, pasalnya berdagang di luar saja sangat sepi pembeli apa lagi untuk pindah kedalam,” tandas Buyung.
Sempat terjadi ketegangan antara tim relokasi dengan para PKL yang lapaknya digusur tanpa prosedur yang jelas.
Dari pantauan dilapangan sejumlah aparat gabungan diturunkan seperti pihak Kepolisian, Pol-PP, Dishub, Dinas Perdagangan dan Camat TKB.
Kadis Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wison Faisol, menyapaikan pernyataan kepada awak media terkait penertiban relokasi pasar.
“Kami sudah melakukan layangan surat terhadap pihak pengembang sesuai administrasi, untuk penggusuran pada sore hari ini ditunda karena menjaga kondusifitas,” tandasnya.
